ASSALAMUALAIKUM
Berduka lara meratap hiba
gara durjana meranjau reba
mengenang-ngenang simpang perenang
gelora gundah terpaksa renang
.
Suasananya luar biasa
ganjil aksara puisi prosa
mengamatinya tafsir terkilan
memandang langit merenung bulan
.
Bertanya-tanya mana hujungnya
tangan menggapai memaut sanya
lemah terkulai diri tersadai
digempur ribut taufan membadai
.
Terpana fana terkapa-kapa
akhir halanya jalan terlupa
amalan fasik gelumang haram
lautan dosa menguak karam
.
Sekecil zarah iman terbiar
dihembus sihir jauh meliar
digenggam cemas ratna kencana
hilang nilainya dura meran

No comments:
Post a Comment
Terima kasih bersama Karyaku...Paridah Ishak. Komen anda amat dihargai... “Semoga Allah SWT akan membalas dirimu dengan kebaikan yang banyak dan semoga Allah SWT akan membalas dengan balasan yang terbaik.”