Saturday, 25 April 2026

RESMI PADI

 ASSALAMUALAIKUM



RESMI PADI

.

Olah serawa hanya keladi,

mungkin serasi di pangkin duduk;

biarlah bawa resminya padi,

makin berisi makin menunduk.

.

Landak tercangak perhati helang,

lagak berulang kelain ingin,

tidak mendongak seperti lalang,

tegak menjulang bermain angin.

.

Juadah suri makanan Jawa,

hidang bahagi agak terlajak;

merendah diri santunan jiwa,

hindarkan ranggi berlagak bijak.

.

Padi selia tahapan masa,

adik mengganti  lembab memadat;

budi mulia sopan bahasa,

baik pekerti adab beradat.




PENANGAN ANGAU

 .

Di sana kandis, nangka di dangau,

pandan disulam, si dayang-dayang,

pesona gadis jejaka angau,

siang dan malam terbayang-bayang.

.

Ikan selayang mundur mengena,

dihambat bangau anak haruan;

makan tak kenyang tidur tak lena,

akibat angau tidak keruan.

.

Tumbuhan jangau berpada redah,

khadam digesa mengusung gundu;

melayan angau tiada sudah,

memendam rasa dipasung rindu,

.

Jerat dielak melindis teman,

bawa cerana mengah terhenti;

hasrat ditolak gadis idaman.

jiwa merana setengah mati,

1 comment:

  1. seronok rasanya bila membaca pantun kak PI kerana mendalam sekali maknanya...

    ReplyDelete

Terima kasih bersama Karyaku...Paridah Ishak. Komen anda amat dihargai... “Semoga Allah SWT akan membalas dirimu dengan kebaikan yang banyak dan semoga Allah SWT akan membalas dengan balasan yang terbaik.”

MyBloglist