ASSALAMUALAIKUM
.
Mengapa biar manipulasi
penjajah kawal segenap sisi
.
Mereka getus jenayah rata
rakyat jelata seksa derita
.
Hanya mengikut jari telunjuk
akur lakukan apa ditunjuk
.
Sekian lama sudah merdeka
masihlah jua seperti ungka
.
Merendah diri tertunduk-tunduk
akhir dipijak hingga terduduk
.
Harta warisan habis diambil
hantar semua walau kerambil
.
Menolong bantu pihak tertentu
walau segala di sini catu
.
Meangagung-agungkan adidaya
tumpah semua yakin percaya
.
daulatnya nusa tiada erti
menolak faham sepi mengerti
LARA
Berduka lara meratap hiba
gara durjana meranjau reba
mengenang-ngenang simpang
perenang
gelora gundah terpaksa renang
.
Suasananya luar biasa
ganjil citera puisi prosa
mengamatinya tafsir terkilan
memandang langit merenung bulan
.
Bertanya-tanya mana hujungnya
tangan menggapai memaut sanya
lemah terkulai diri tersadai
digempur ribut taufan
membadai
.
Terpana fana terkapa-kapa
akhir halanya jalan terlupa
amalan fasik gelumang haram
lautan dosa menguak karam
.
Sekecil zarah iman terbiar
dihembus sihir jauh meliar
digenggam cemas ratna kencana
hilang nilainya dura merana

Manipulasi adidaya .. macam teringat langsung dengan presiden di negara ini yg jadi budaknya pemimpin adidaya zalim ... Dan terbukti negara adidaya yg skr pun, ternyata tidak se-adidaya itu kan
ReplyDelete