بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Rerama putih...



Terbanglah hai rerama putih ke rimba dara yang rimbun
lagi redup
bukan lagi sekadar berjuntaian di birai lampu
yang semakin suram dan malap cahayanya

jauhkan dirimu dari ranjang rindunya
biarkan kesepian terus mengulitinya
biarlah...
biarlah

Wahai rerama yang pernah hinggap
di sanggul nostalgia
yang pernah menjuraikan
titis jernih air mata
dek tersilau kerna kemilau kebahagiaan

kau semakin jauh reramaku
rimba dara itu telah menelanmu

maafkanlah tatkala lembar silam itu
terselak kembali
kadang-kadang ingin sekali
melihatmu berada di ranjang rindu ini.

Terima kasih bersama Karyaku...Paridah Ishak. Komen anda amat dihargai... “Semoga Allah SWT akan membalas dirimu dengan kebaikan yang banyak dan semoga Allah SWT akan membalas dengan balasan yang terbaik.”