Sehari-hari menenun rindu pada keselesaan
sekian lama ia telah berlalu
meninggalkan urat-urat biru
yang menyarati saraf jasad itu
sekian lama tergadai jiwa raga
kesetiaan yang tulus jitu total.
Penamatnya hanya rentetan trajidi
yang tragis.
Sujud bermohon doa
nyah segera semua itu
namun masih juga di sini
di mata ini
di hati ini
Pengembaraan Masa (Part 13): Langkah ke Istana, Bayang ke Takdir
-
*foto hiasan ~ sumber*
Baca di sini *part 12*
Langit cerah dan sang mentari hampir tegak segalah, menyapu awan dengan
warna cerah yang terang. Aku menu...
5 hours ago



















