Sunday, 18 October 2026

JEREBU HUJAN MALAM

 ASSALAMUALAIKUM


 


 

JEREBU HUJAN MALAM

.

Hujan  rintik-rintik mersik halus

basah tanah gersang gugur rahmat

irama lagu sekata mulus

dingin sepi malam gelap amat

.

Selimut  membungkus dingin diri

tangis langit masih jatuh rata

limpah  keruh lupus lembah puri

bangkit langkah langgas gerak serta

.

Angkut   mencapai semampu pantas

harung banjir kilat tiba terjah

redah berani arusnya pintas

simpan ngeri bergalur di wajah

.

Berarak mega di langit mendung

sekian waktu jerebu landa

langkahan mara sukar merundung

spora debu masih jua ada

.

Gelap  kelam cuaca temaram

Isyarat  alam mencitra kisah

 pandangan jauh terhalang suram

mengalaminya gelut gelisah

BADAI LALU

.

Menabur  angin menuai badai

tanah beradat dilanda debar

lerai simpulan memandai-mandai

bicara kalut  fitnah disebar

.

Tiada  cakna kerumitannya

citra sebenar bukan begitu

angkara khilaf memahaminya

kemulut kusut dibelit buntu

.

Aturan  asal cuba dibuang

tikai segala telingkah terus

undang luaknya bulat perjuang

tekad berada di jalan lurus

.

Percikan  api bahang membara

biar menyala bakar emosi

rentunglah hati jantung negara

mudarat rata segenap sisi

.

Usaha padam segala resah

cerana aqil bijak bestari

siraman embun dingin membasah

keruh dibuang jernih berseri

 


No comments:

Post a Comment

Terima kasih bersama Karyaku...Paridah Ishak. Komen anda amat dihargai... “Semoga Allah SWT akan membalas dirimu dengan kebaikan yang banyak dan semoga Allah SWT akan membalas dengan balasan yang terbaik.”

MyBloglist