Monday, 10 August 2026

RINDU KEKASIH

 ASSALAMUALAIKUM




RINDU KEKASIH
.
Terpaku fikir rasanya jemu,
bersandar nona perdunya mesta;
kasihku ukir hanya untuk-Mu,
pudar gerhana tulusnya cinta.
.
Tergesa-gesa dara berlari,
jalan terentang hendak ke pura;
rasa berdosa mendera diri,
sesalan datang tidak terkira.
.
Di seni temu duku dan terap,
tandus kesemu tiada lemba;
murni kasih-Mu daku mengharap,
kudus cinta-Mu kepada hamba.
.
Jerlus di tamu laku cemerkap,
lelah terlelap di pohon rimbun;
tulus sayang-Mu inginku dakap,
salah dan silap mohon diampun.
.
Beringin tua jurai di perdu,
petik melati di pangkal palma;
ingin bersua melerai rindu,
detik dinanti bakal bersama.


3 comments:

  1. Masyallah, indah sungguh bait puisi Rindu Kekasih ini. Terusik jiwa membaca bait-bait penyesalan dan rindu pada-Nya.

    ReplyDelete

Terima kasih bersama Karyaku...Paridah Ishak. Komen anda amat dihargai... “Semoga Allah SWT akan membalas dirimu dengan kebaikan yang banyak dan semoga Allah SWT akan membalas dengan balasan yang terbaik.”