بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
ASSALAMUALAIKUM...

SEKUNTUM SAJAK

Kuukir sebuah sajak
citranya cantik halus berseni
sisa ukiran berserakan
hasil torehan melukakan
hasil turisan memilukan
demi sebuah keindahan

Dipoles dengan warna satira
bersimbol metafora
hakikatnya hanya luahan rasa
berkias
melindung makna
demikian budi bahasa
meski lunak namun berbisa

Paridah Ishak
5 Sept 2016
Selayang Utama


7 ulasan - "SEKUNTUM SAJAK"

nohas delete icon 5 September 2016 9:25 PTG

adap org Melayu...nak tegur mesti berlapik..menjaga perasaan..

paridah delete icon 5 September 2016 9:58 PTG

HMM..BEGITULAH BUDIBAHASA MELAYU...TQ NOHAS

Warisan Petani delete icon 5 September 2016 10:44 PTG

Wkmsalam.
Menegur secara berkias dan berhemah,
budaya kita.

paridah delete icon 6 September 2016 10:25 PG

YA BENAR TU WP...TKSH

dorsett pink delete icon 6 September 2016 11:56 PG

indah bahasanya... tahniah kak

Mas delete icon 6 September 2016 7:04 PTG

Berbisanya tersembunyi dalam bahasa
Sukar dimengerti oleh mereka yang tidak memahami
Biarkan saja tulisan mencoret rasa
Luahan rasa yang tak pernah diselami

Khir Khalid delete icon 8 September 2016 3:37 PTG

Org Melayu tinggi adap sopannya.. mahal bahasa dan budayanya...

Terima kasih bersama Karyaku...Paridah Ishak. Komen anda amat dihargai... “Semoga Allah SWT akan membalas dirimu dengan kebaikan yang banyak dan semoga Allah SWT akan membalas dengan balasan yang terbaik.”