بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
ASSALAMUALAIKUM...


Puisi Sonian adalah puisi terdiri dari empat baris dengan pola 6-5-4-3 suku kata setiap baris. Penulis perlu berjimat dalam pemilihan kata. Fokus maksud sonian menjurus runcing ke akhir bait di baris #4. Pemilihan kata yang jelas dan bermakna dalam batasan suku kata yang terhad. Penulis harus mampu menghidupkan karya dan perasaannya. Puisi Sonian berisi nilai-nilai kehidupan, moral dan agama,dengan berbagai tema.

Model “Puisi Sonian” berupa sajak pendek terinspirasi oleh sajak haiku Basho atau haiku Wing Kardjo dalam Pohon Hayat: Sejemput Haiku (Mei 2002) - dipetik dari Jendela sastera.com
Sonian adalah puisi ciptaan penulis Soni Farid Maulana (Indonesia).
Sumber: kompasiana

Contoh:
Encep Abdullah 
Puisi Sonian
sejauh mana
engkau hidup? 
kutunggu!  
Mawaddatun As-Syakirin
 Sonian #1 – Rindu

sepi kamar hati
rindu membuak
tiap waktu
bertamu 

Nor Azizah Idris
Sonian #1 - Bahasa Ibunda 
Bahasa Melayu
Peliharalah
indah tutur
bersantun 

Encep Abdullah 
Puisi Sonian
sejauh mana
engkau hidup? 
.

Bayu Pagi
Sonian #1 - Rumah Tak Bertiang

melupus sembahyang
bagaikan rumah
tak bertiang
terbuang
# Sila berkarya dalam maksima 4 rangkap Sonian sahaja.

SUMBER FB MAWADDATUN ASSYAKIRIN...



8 ulasan - "PUISI SONIAN..."

iryanty ahamad delete icon 19 Disember 2015 6:50 PTG

baru tahu..pelajaran baru hari ini..tq kak

Etuza Etuza delete icon 19 Disember 2015 7:31 PTG

Damai dan terasa kita melihat zat Allah..banyak makna..kiasan pantun

dear anies delete icon 19 Disember 2015 9:15 PTG

Bbyk kiasan ni

paridah delete icon 19 Disember 2015 9:16 PTG

kak pun baru cuba belajar yan...puisi baru ni...tq.

paridah delete icon 19 Disember 2015 9:18 PTG

benar tu cikgu kiasan yg mendalam maksudnya...tq cikgu etuza.

paridah delete icon 19 Disember 2015 9:20 PTG

ya kiasan tersirat walau puisinya pendek...tq anies.

Puan Wawa delete icon 20 Disember 2015 12:58 PTG

kiasan orang lama sungguh indah..

paridah delete icon 20 Disember 2015 5:21 PTG

SONIAN NI PUISI BARU WAWA...TQ.

Terima kasih bersama Karyaku...Paridah Ishak. Komen anda amat dihargai... “Semoga Allah SWT akan membalas dirimu dengan kebaikan yang banyak dan semoga Allah SWT akan membalas dengan balasan yang terbaik.”