بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم




Puisi piluku..


sunyi..
masih menjadi bait bait diantara sajak sajak piluku.
bertabor aroma senja.
diantara hembusan nafas.
sepi..
masih menggumul rasa.
diantara detak nadi.
bertebar riuhan duka.
diantara lamunan hati.
hingga...
tiada terlihat rembulan dan bintang gemerlapan.
yang dulu begitu setia menemani.
kini...
tiada lagi walaupun hanya sejenak cuma.
hanya...
sajak pilu tercipta diantara ratapan ratapan perih.
dan rintihan rintihan pilu.
diantara retakan rasa yang membuak..


TIKAR MENGKUANG...
NORMASRI ADABI....

Terima kasih bersama Karyaku...Paridah Ishak. Komen anda amat dihargai... “Semoga Allah SWT akan membalas dirimu dengan kebaikan yang banyak dan semoga Allah SWT akan membalas dengan balasan yang terbaik.”